Penyakit Hipertensi dan Diabetes Penyebab Terbanyak Orang Gagal Ginjal
Hari Kamis minggu kedua di bulan Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Ginjal Sedunia atau World Kidney Day. Di lansir worldkidneyday.org sekitar 850 juta orang di seluruh dunia menderita penyakit ginjal dan menyebabkan setidaknya 2,4 juta kematian per tahun dan sekarang menjadi penyebab kematian tercepat keenam.
Menurut Jonny, dokter ahli penyakit dalam ginjal-hipertensi, gangguan ginjal sangat mudah dideteksi. “Periksakan urin ke laboratorium. Liat hasil urin saat kencing. Kalau urinnya bocor, berarti ada protein dan sel darah merah. Hati-hati, kamu gangguan ginjal dan harus segera diperiksakan ke dokter segera,” ujar dr. Jonni.Sp.PD-KGH.,M.Kes.,MM
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penyakit gagal ginjal yang paling banyak disebabkan oleh penyakit hipertensi dan diabetes. “Angkanya 70% disebabkan darah tinggi (hipertensi) dan kencing manis (diabetes). Kalau punya penyakit ini segera konsultasi ke dokter dan minum obat teratur. Jangan lupa, ubah gaya hidup,” jelasnya.
Pernyataan dokter ahli ginjal hipertensi di RSPAD Gatot Subroto itu dilakukan dihadapan lebih dari 150 peserta, di Tangerang Selatan (Minggu, 24/3/2019).
Acara tersebut digelar oleh KPCDI (Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia) dengan menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Pro Sehat, dan Healthtech.id. Acara ini merupakan rangkaian perayaan Hari Ginjal Se-dunia dan dikemas dalam bentuk talk show kesehatan
Selain memaparkan tema kesehatan ginjal, acara tersebut juga memperkenalkan aplikasi layanan kesehatan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan kesehatan.
“ProSehat berusaha memberikan kemudahan bagi pasien untuk memperoleh layanan kesehatan yang langsung ke rumah dengan layanan panggil tenaga kesehatan. Dan juga menyediakan berbagai obat dan alat medis. Semua dengan cara online,” ujar Dr. Bimo, CEO dan pendiri ProSehat.
Kementerian Kominfo sangat mendukung inovasi ini. “Kami mendorong transformasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi pada tujuh sektor strategis, salah satunya kesehatan. Pemerintah harus bisa berubah dalam revolusi industri 4.0, dengan menyederhanakan regulasi,” tegas Nizam Wahan, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo.
Sementara itu, Tony Samosir, Ketua KPCDI menyatakan organisasi yang dipimpinnya terus konsisten mengkampanyekan kesehatan ginjal di Indonesia.
“Setiap tahun penyakit ginjal terus mengalami peningkatan. Hal ini lebih karena gaya hidup. Mari bersama-sama menyerukan kepada masyarakat untuk hidup sehat,” tandasnya
Penulis: Peter Hari (Sekjen KPCDI) Editor: Alexander