Kenali Gejala dan Penyebab Batu Ginjal Pada Anak
KPCDI – Batu ginjal bisa terjadi pada semua orang, termasuk juga anak-anak. Walaupun lebih umum terjadi pada orang dewasa dibandingkan dengan anak-anak setiap orang tua pun perlu berhati-hati agar anaknya tidak mengalami masalah ini.
Mengutip Healthy Children, selama 20 tahun terakhir batu ginjal kerap terjadi pada anak-anak segala usia bahkan pada sebagian kasus ditemukan pada bayi prematur. Kenaikan angka dari pengidap batu ginjal terus bertambah setiap tahunnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegahnya dengan menghindari segala penyebabnya.
Batu ginjal sendiri terjadi ketika mineral dan zat lainnya yang biasa ditemukan dalam urin bergabung bersama dan membentuk batu di saluran kemih. Hal ini dapat terjadi saat tidak cukup zat yang berguna untuk membantu tubuh menghentikan pembentukan batu.
Ada banyak jenis batu ginjal pada anak yang rentan untuk terjadi, tetapi yang paling umum adalah batu kalsium oksalat dan kalsium fosfat. Pada kasus yang lebih jarang, batu pada ginjal dapat terbentuk dari asam urat, asam amino yang disebut sistin, atau mineral struvite.
Kebanyakan batu ginjal disebabkan oleh tingginya kadar kalsium, oksalat, atau fosfor dalam urin. Mineral ini biasanya ditemukan dalam urin dan jika pada tingkat normalnya tidak menyebabkan masalah.
Selain itu, terdapat pula sejumlah faktor lain yang berperan diantaranya yaitu adanya cacat pada saluran kemih yang akhirnya menghalangi saluran kemih. Kebiasaan dalam keseharian pun bisa menjadi faktor penyebab lainnya. Kebiasaan buruk seperti pola makan dan kurang air minum air putih turut meningkatkan risiko batu ginjal pada anak.
Agar bisa mendeteksi lebih dini, baiknya ketahui pula gejala-gejala batu ginjal pada anak yang umum terjadi:
- Rasa sakit di punggung, samping, perut bagian bawah, atau pangkal paha
- Mual dan muntah
- Darah merah muda, merah, atau coklat dalam urin, juga disebut hematuria
- Sering berkeinginan untuk buang air kecil
- Rasa sakit saat buang air kecil
- Ketidakmampuan untuk buang air kecil atau hanya bisa sedikit
- Urin keruh atau berbau
(rtm)