Pelayanan Hemodialisis di Jakarta dengan Teknologi Mutakhir
Gagal ginjal kronis dengan tindakan hemodialisis (cuci darah/HD) yang wajib dijalani oleh para penyandangnya, merupakan salah satu beban kesehatan yang menjadi fokus pemerintah saat ini.
Data Indonesia Renal Registry (IRR) tahun 2017, disebutkan bahwa penyebab penyakit gagal ginjal yang menjalani hemodialisis terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2011 saja tercatat 17.259 pasien aktif hemodialisis dan mencapai angka 77.892 pada akhir tahun 2017, dengan jumlah pasien baru 30.843 orang. Terbanyak disebabkan karena penyakit hipertensi (36%) dan diabetes (29%).
Kondisi ini tentunya harus diiringi dengan penguatan layanan kesehatan yang memadai untuk dapat memberikan penanganan kesehatan kepada penyandang gagal ginjal yang membutuhkan pelayanan hemodialisis.
Saat ini unit-unit hemodialisis yang tersebar di Indonesia masih sangat minim, yaitu 655 unit hemodialisis, jumlah ini tentu masih sangat kurang untuk menangani seluruh penyandang gagal ginjal kronis. Selain itu, distribusi unit hemodialisa ini juga belum merata dan sebagian besar berada di kota-kota besar terutama di DKI Jakarta dan Pulau Jawa.
Bertepatan dengan momentum Hari Ginjal Sedunia diresmikan Unit HD yang dikelola oleh Fresenius Kidney Care, di mana unit HD ini merupakan bentuk kerjasama antara Mayapada Hospital dengan Fresenius Medical Care di Jakarta (29/03/2019).
Fresenius Kidney Care merupakan penyedia layanan dialisis yang telat memberikan layanan sejak tahun 2015 dan hingga saat ini telah berjumlah 10 klinik di beberapa kota di Indonesia, seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, Jawa Barat dan sekitarnya, Lampung, dan Bengkulu.
Menurut dr. Enny, selaku General Manager dari Fresenius Kidney Care menyampaikan komitmennya untuk memberikan layanan dialisis (cuci darah) terbaik agar kualitas hidup pasien meningkat sehingga dapat menjalani kehidupan yang bermakna bersama keluarga dan masyarakat sekitarnya.
“Kami akan terus menambah jumlah unit HD dengan pelayanan terbaik dengan bekerjasama dengan Mayapada Hospital Group. Ini akan mewujudkan kehidupan yang layak, bagi setiap pasien”,
“Untuk Fresenius Kidney Care di Mayapada Hospital sendiri, berawal dari 10 mesin, dan saat ini sudah dilakukan penambahan sejumlah hampir 3 kali lipat, yaitu total 29 mesin, seiring dengan meningkatnya jumlah pasien dialisis yang harus kami layani”, lanjut dr Enny
Hal senada diungkapkan Managing Director PT. Fresenius Medical Care Indonesia, dr. Parulian Simandjuntak, MM bahwa pentingnya upaya promosi kesehatan dan deteksi dini faktor risiko dalam pengendalian penyakit gagal ginjal sebagai faktor yang utama.
“Kami telah berkerjasama dengan lebih dari 300 rumah sakit di Indonesia, salah satunya dengan Mayapada Hospital, tidak hanya menyediaka mesin hemodialisis dengan teknologi mutakhir, namun kerja sama dalam promosi kesehatan, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, seperti seminar awam, edukasi dini di sekolah-sekolah, dan juga berbagai pelatihan penatalaksanaan gagal ginjal, baik yang ditujukan pada dokter maupun perawat,” pungkasnya
Editor: Alexander