Awas, Ini 5 Bahaya Jika Anda Mengkonsumsi Banyak Garam
KPCDI – Dalam membuat olahan makanan, menaburkan garam ialah bagian rutin bagi kebanyakan orang. Garam selalu digunakan untuk penyedap rasa agar rasa makanan tidak hambar. Disisi lain, banyak dari masyarakat yang menyukai makanan bercita rasa asin.
Di Amerika Serikat (AS), pedoman diet untuk masyarakat tahun 2020-2025 merekomendasikan agar orang dewasa mengkonsumsi tidak lebih dari 2.300 miligram natrium per hari. Akan tetapi kebanyakan orang di AS mendapatkan lebih dari itu secara signifikan setiap harinya.
Menurut sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan di JAMA (Journal of the American Medical Association), rata-rata orang dewasa AS mengonsumsi sekitar 3.608 miligram natrium per hari. Masalahnya garam makanan yang dikonsumsi terlalu banyak dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan. Menyitir eatthis.com berikut adalah resiko kesehatan jika terlalu banyak mengkonsumsi garam. Antara lain;
Masalah ginjal
Jika seseorang ingin menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang maka konsumsi garam harus dikontrol dengan ketat. Studi 2018 yang dilakukan di Jepang, konsumsi garam makanan yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko 29% mengembangkan gangguan fungsi ginjal di antara 12.126 orang dewasa yang diteliti.
Terlebih lagi, sebuah studi observasi tahun 2018 yang diterbitkan dalam Journal Kidney International menemukan bahwa, di antara individu dengan hipertensi, asupan natrium yang tinggi meningkatkan risiko subjek penelitian terkena penyakit ginjal kronis.
Sakit Kepala
Kebanyakan mengkonsumsi garam juga bisa menyebabkan sakit kepala secara terus-terusan. Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan di jurnal akademis BMJ Open menemukan bahwa, di antara kelompok yang terdiri dari 390 subjek penelitian, yang mengkonsumsi paling banyak natrium dilaporkan mengalami sakit kepala paling banyak.
Sementara mereka yang menjalankan diet rendah natrium secara signifikan mengurangi risiko sakit kepala mereka.
Menambah Berat Badan
Bagi masyarakat yang sedang menjalani program diet, mengurangi konsumsi garam bisa diterapkan dalam metode diet yang sedang dijalankan. Studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam Journal Obesity menemukan bahwa asupan natrium dikaitkan dengan peningkatan berat badan dan bahwa setiap peningkatan 1.000 miligram natrium per hari dikaitkan dengan peningkatan berat badan 2,4 kilogram.
Membuat Perut Kembung
Tanpa disadari kebanyakan mengkonsumsi garam juga bisa membuat perut kembung dan rasa tidak nyaman. Natrium dalam garam menarik air bersamanya dan jika ada garam ekstra di saluran pencernaan, ini akan menarik air di saluran pencernaan dan membuat perut kembung.
Tekanan Darah Meningkat
Menurut Megan Byrd, RD dari The Oregon Dietitian, kebanyakan asupan garam bisa menyebabkan banyak penyakit serius. Ia mencatat kelebihan garam bisa menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, dan gagal jantung dalam waktu yang cukup panjang. (ATR)